BeCome a Fans

Populer Post

Community

Lawan Rayo, Mourinho Ragu Madrid Bakal Bangkit


Lawan Rayo, Mourinho Ragu Madrid Bakal Bangkit
Pelatih Real Madrid Jose Mourinho meragukan kemampuan anak asuhnya sendiri jelang melawan Rayo Vallecano, Senin (24/9) dini hari nanti. Pelatih asal Portugal ini belum yakin jika penggawa Madrid sudah keluar dari episode negatif di awal musim ini.

Madrid mengawali musim ini dengan buruk, dengan hanya meraih empat poin dari empat laga La Liga. Kontan rentetan hasil buruk ini memancing amarah Mourinho. Usai dibekuk Sevilla minggu lalu, The Only One dengan lantang mengatakan dirinya tidak mempunyai tim

Kemenangan dramatis dari jawara Liga Inggris, Manchester City tengah pekan lalu dirasa cukup sebagai bekal di La Liga. Namun pelatih berusia 49 tahun ini masih merasa ada yang kurang dari penampilan timnya saat ini.

"Kami menunjukkan permainan yang hebat di laga besar, tetapi ada juga beberapa aspek negatif. Tim saya tidak konsisten menampilkan potensi mereka, dan karenanya hingga saat ini saya masih ragu," ucap Mourinho di hadapan reporter.

Mou kemudian menambahkan jika dirinya yakin menghadapi Rayo Vallecano tidak akan mudah. Karenanya Mou ingin agar para pemainnya tampil pantang menyerah seperti saat menghadapi City.

"Musim lalu, kami kesulitan di sini (kandang Rayo), jadi kami rasa laga nanti tidaklah mudah. Melawan City, pemain Madrid menemukan kembali antusias mereka dan tampil ngotot. Saya harap mereka bisa kembali menampilkan permainan serupa di setiap laga," pungkas Mou.

Saat ini Real Madrid bertengger di posisi ke-12 di klasemen La Liga.

Del Bosque Enggan Paksakan Kondisi Xavi


Del Bosque Enggan Paksakan Kondisi Xavi
Xavi Hernandez hanya akan turun lawan Prancis jika gelandang Spanyol itu merasa sudah benar-benar siap dan fit, hal itu diutarakan sang entrenador.

Dalam konferensi persnya sebelum laga, Vicente Del Bosque mengaku tak mau memaksakan jenderal lapangan tengahnya itu harus bermain, hal itu dipandang terlalu berisiko bagi pemain yang baru pulih.

"Tak seorang pun akan dipaksa untuk bermain. Jika Xavi bermain, ia akan melakukannya karena ia dan para dokter mengatakan dia siap untuk melakukannya," kata pelatih Spanyol saat konferensi pers di Paris.

"Kami masih memiliki satu sesi latihan lagi dan akan sampai ke tim medis kami maupun tim medis Barcelona untuk memutuskan apakah dia bisa bermain. Dia terlihat dalam kondisi yang baik, tapi kami memiliki 21 pemain. Tidak semua dari mereka berada pada level yang sama, tetapi tidak berarti kita punya banyak pilihan."

Gelandang Barcelona, yang menjadi faktor penting dalam tim Juara Dunia dan Eropa, telah absen dalam pertandingan yang berakhir seri 1-1 atas Finlandia di Gijon karena masalah cedera ototnya.

Pertandingan pada Rabu (26/3) di Stade de France merupakan laga yang harus dimenangkan Spanyol, yang kini tertinggal 2 poin dari Perancis di Grup I kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Eropa.

Ramos: Masa Lalu Sudah Tak Lagi Berlaku


Ramos: Masa Lalu Sudah Tak Lagi Berlaku
Tidak ada gunanya lagi membangga-banggakan pencapaian masa lalu, hal itu ditegaskan Sergio Ramos sebelum duel Prancis vsSpanyol dini hari nanti, Rabu (27/3).

Baginya segenap penggawa La Furia Roja perlu menatap ke depan, dan sudah waktunya melupakan memori menjuarai Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012 yang lalu.

Rekor mengagumkan itu menempatkan mereka tetap menjadi favorit untuk mengalahkan Prancis di Stade de France, meski hanya bermain imbang 1-1 saat melawan Finlandia pada akhir pekan, dan membuat posisi pemuncak klasemen Grup I jatuh ke tangan Les Bleus.

"Angka-angka dan statistik mendukung kami, namun sepak bola tidak memiliki ingatan," kata bek Real Madrid itu. "Apa yang terjadi pada masa lalu tidak ada artinya sekarang. Kami perlu memperbaiki diri setiap hari."

"Tidak seorang pun dapat merubah apa yang terjadi pada dua Kejuaraan Eropa terakhir dan Piala Dunia terakhir, namun kami tidak dapat hidup berdasarkan kesuksesan-kesuksesan itu."

Menurut pria yang pernah berseragam Sevilla tersebut jika kesuksesan telah dilupakan, maka rasa lapar akan gelar akan tetap bisa terjaga.

"Kami perlu memelihara hasrat untuk tetap berkembang dan menjaga rasa lapar untuk memenangi gelar demi gelar," tutupnya. 

Tepikan Chelsea, Thibaut Courtois Ingin Fokus di Atletico


Tepikan Chelsea, Thibaut Courtois Ingin Fokus di Atletico
Wonderkid Timnas Belgia, Thibaut Courtois mengaku bahagia dengan perjalanan karirnya di Atletico Madrid. Selain itu, ia mengaku tidak ingin terburu-buru kembali ke klub asalnya, Chelsea.

Kiper berusia 20 tahun itu adalah pemain pinjaman dari The Blues, ia bergabung ke Estadio Vicente Calderon pada musim panas lalu. Kendati masih muda, kiprah apik Courtois dengan Los Rojiblancos membuatBarcelona FC kepincut memakai jasanya. Sayangnya, Chelsea enggan melepas pemain berbakatnya tersebut.

Selain itu, peluang Atletico bermain di Liga Champion pada musim depan terbuka lebar. Hal inilah yang membuat Courtois tertarik memperpanjang masa peminjaman.

"Saya adalah pemain Chelsea, tetapi saya sangat bahagia di sini. Namun, saya akan mengembalikan masalah ini kepada klub, meskipun saya sangat menginginkan penambahan durasi masa peminjaman.' ungkap Courtois seperti dikutip football-espana.

"Masalah ini belum sempat saya bicarakan dengan Chelsea, karena Atletico tengah fokus penuh demi menjaga asa di Liga Champions. Saya juga berharap bisa bermain bersama Atletico di musim depan." Thibaut Courtois menambahkan.

Messi: Saya Banyak Berubah


Messi: Saya Banyak Berubah
Lionel Messi mengatakan dirinya telah berubah banyak sejak pertama kali datang ke gala Ballon d'Or. Tahun ini adalah kali keenam berturut-turut Messi menghadiri malam penghargaan itu.

Messi mengakui dirinya telah mengalami banyak perubahan dari awal 'perkenalannya' dengan event spesial itu. Messi merasa lebih matang dan lebih 'terbentuk' sebagai pemain sepakbola. Kepada FIFA, Messi mengungkapkan semuanya.

"Banyak yang sudah terjadi sejak saya pertama datang ke gala Ballon d'Or. Saya sudah banyak berubah baik sebagai pribadi maupun sebagai pemain sepakbola. Saat itu saya baru berusia 18 atau 19 tahun," ujarnya.

Meski sudah datang ke gala Ballon d'Or selama enam kali beruntun, Messi membantah telah terbiasa dengan undangan FIFA itu. Ia menganggap setiap tahun terasa spesial.

Messi juga memiliki citra sebagai pemain yang rendah hati. Seorang jurnalis terkenal Uruguay sampai menulis 'Me gusta Messi porque no se cree Messi' (saya suka Messi karena dia tidak merasa menjadi Messi. Artinya, Messi tidak merasa menjadi superstar meski banyak yang menganggapnya demikian.

Messi mengatakan bahwa pujian itu tak sempat masuk ke pikirannya karena banyak hal yang terjadi begitu cepat di sepakbola. tak pernah ada waktu untuk memikirkan pujian atau kritikan karena selalu ada tugas baru yang menunggu.

Vidic Mulai Berlatih Penuh Lagi

Vidic Mulai Berlatih Penuh Lagi
Kapten Manchester United Nemanja Vidic telah kembali berlatih penuh di Carrington usai lepas dari belenggu cedera ligamen lutut.

Bek asal Serbia itu sudah absen merumput sejak bulan Desember silam akibat cedera lutut parah yang dialaminya ketika Manchester Uniteddikalahkan Basel di pentas Liga Champions.

Vidic kembali tidak sendiri, tetapi ditemani oleh Jonny Evans serta Phil Jones, dan trio ini memiliki peluang bagus untuk bermain lagi dalam waktu dekat.

United sudah kehilangan Chris Smalling 10 pekan, jadi sang manajer SirAlex Ferguson sepertinya takkan terlalu mengambil risiko dengan Evans dan Vidic selama masa rehabilitasi.

"Belum ada kepastian 100 persen bahwa Jonny Evans dan Vida akan bisa tampil di awal musim," tutur Ferguson dalam konferensi pers di Shanghai.

"Jonny akan segera mulai berlatih fisik. Vida serta Phil Jones sudah mulai berlatih penuh, dan itu adalah hal yang positif." 

Eks Bintang United Sarankan RVP ke Manchester


Eks Bintang United Sarankan RVP ke Manchester
Mantan penyerang The Red Devils Dwight Yorkemenyarankan Robin van Persie untuk bergabung dengan salah satu klub Manchester jika ingin mendapatkan gelar.

Masa depan Van Persie saat ini tengah ramai diperbincangkan setelah ia menolak tawaran perpanjangan kontrak bersama Arsenal yang tinggal menyisakan durasi satu tahun ke depan.

Beberapa klub top Eropa diketahui sudah mengajukan tawaran bagi top skor Premier League musim lalu tersebut. Juventus dan duo Manchester tampak paling serius memburu tanda tangan Van Persie.

Dengan alasan yang dirilis Van Persie perihal keinginannya berpindah klub karena titel kejuaraan, Dwight Yorke menyarankan striker internasional Belanda itu untuk bergabung dengan salah satu klub di Manchester untuk meraih gelar liga domestik.

"Dia sedang berada di babak krusial dalam kariernya, yakni pada usia 28 atau 29," ucap mantan duet Andy Cole di Manchester United tersebut.

"Kami tahu pemain sebagus apa dia dan musim yang ia jalani, serta saat anda melakukannya, anda ingin memenangkan trofi."

"Kota Manchester adalah tempat tujuan jika anda ingin memenangkan sesuatu. Saya pikir ini lebih dari sebuah pilihan personal, ini memang bermuara pada uang namun ia tidak ingin salah pilih di antara dua tim Manchester."